Dapatkah para ahli sekarang menjelaskan asal mula jagat raya? Banyak ilmuwan, yang merasa sulit menerima gagasan bahwa jagat raya diciptakan oleh kecerdasan yang lebih tinggi, berspekulasi bahwa melalui suatu mekanisme, jagat raya menciptakan diri sendiri dari ketiadaan. Apakah itu terdengar masuk akal bagi Anda? Spekulasi semacam itu biasanya mencakup beberapa variasi dari sebuah teori (model inflasi jagat raya) yang disusun pada tahun 1979 oleh ahli fisika Alan Guth. Namun, belum lama ini, Dr. Guth mengakui bahwa teorinya "tidak menjelaskan bagaimana jagat raya muncul dari ketiadaan". Dr. Andrei Linde lebih eksplisit lagi dalam sebuah artikel di Scientific American, "Menjelaskan ketunggalan awal ini dimana dan kapan semua itu terjadi—masih tetap merupakan masalah kosmologi modern yang paling tidak terpecahkan."
Upaya Menghitung BintangDiperkirakan bahwa galaksi Bima Sakti memiliki 100.000.000.000 (100 miliar) lebih bintang. Bayangkan bila sebuah ensiklopedia menyediakan satu halaman untuk setiap bintang ini—matahari kita dan selebihnya dalam tata surya kita akan terbatas dalam satu halaman. Berapa banyak jilid dibutuhkan ensiklopedia ini untuk menguraikan bintang-bintang dalam Bima Sakti?
Dengan jilid-jilid yang ketebalannya masuk akal, konon ensiklopedia ini tidak dapat ditampung dalam Perpustakaan Umum New York, yang rak-rak bukunya sepanjang 412 kilometer jika dijumlahkan!Berapa banyak waktu yang Anda butuhkan untuk menyelidiki halaman-halamannya? "Untuk membolak-balikkan halamannya, dengan kecepatan satu halaman per detik, akan dibutuhkan sepuluh ribu tahun lebih," demikian dijelaskan Coming of Age in the Milky Way. Namun, bintang-bintang yang membentuk galaksi kita hanyalah satu bagian kecil dari bintang-bintang dalam 50.000.000.000 (50 miliar) galaksi yang diperkirakan ada dalam jagat raya. Jika ensiklopedia ini memuat satu halaman untuk setiap bintang ini, semua rak perpustakaan di bumi tidak akan cukup. "Semakin banyak yang kita ketahui tentang jagat raya," tulis buku ini, "semakin kita melihat betapa sedikit yang kita ketahui."
Jika para ahli tidak dapat benar-benar menjelaskan asal mula atau perkembangan awal jagat raya kita, bukankah kita hendaknya mencari penjelasan dari sumber lain? Memang, Anda memiliki alasan yang kuat untuk mempertimbangkan beberapa bukti yang diabaikan banyak orang namun yang dapat memberi Anda pemahaman yang benar tentang masalah ini. Buktinya mencakup ukuran yang tepat dari empat gaya fundamental yang bertanggung jawab atas segala sifat dan perubahan yang mempengaruhi zat. Baru mendengar disebutkannya gaya fundamental saja, beberapa orang mungkin sudah merasa ragu, dan berpikir, 'Itu semata-mata untuk para ahli fisika.' Tidak. Karena mempengaruhi kita, fakta-fakta dasar ini patut dipertimbangkan.
Jastrow — Tentang Permulaan Jagat RayaRobert Jastrow, Profesor Astronomi dan Geologi di Columbia University, menulis, "Beberapa astronom bisa saja mengantisipasi bahwa peristiwa ini - kelahiran Jagat Raya secara tiba-tiba - akan menjadi fakta ilmiah andalan, namun observasi langit melalui teleskop-teleskop telah memaksa mereka membuat kesimpulan tersebut."
Ia kemudian mengomentari implikasinya, "Bukti astronomi mengenai adanya suatu Permulaan memojokkan para ilmuwan, karena mereka percaya bahwa setiap pengaruh memiliki penyebab alami . . Astronom Inggris, E. A. Milne menulis, 'Kita tidak dapat membuat proposisi tentang keadaan [pada permulaan]; dalam tindakan Ilahi berupa penciptaan, Allah tidak diamati dan tidak disaksikan'."—The Enchanted Loom—Mind in the Universe.
No comments:
Post a Comment